Apakah yang kemarin itu adalah hujanmu?

Apakah yang kemarin itu adalah hujanmu?  ;

yang menimpamu, yang membasahi kamu di setengah perjalananmu

Apakah yang kemarin itu adalah hujanmu? ;

yang membasahimu, yang menahanmu menuju sana

Aku tahu basahmu
Aku tahu lelahmu
Aku tahu air matamu

Aku tak tahu titik keberangkatanmu
Aku tak tahu tujuanmu
Aku tak tahu hatimu

Apakah yang kemarin itu adalah hujanmu? ;

yang membuatmu datang ke dalam pelukanku untuk mengeringkan tubuh

Apakah yang kemarin itu adalah hujanmu? ;

yang harus kamu lewati untuk bertemu si pelukis pelangi

Apakah kemarin yang kemarin itu adalah hujanmu? ;

(yang harus kamu lewati untuk bertemu si pelukis pelangi setelah mengeringkan tubuh dalam pelukanku)

.

.

.

.

.

Aku bisa mengeringkan basahmu dan memberimu hangat, tapi kutahu ia bisa melukis pelangi.

 

 

Dalam kebingungan, Jakarta-Yogya 29/7/16.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s